Friday, November 25, 2016

Saat Ahli Ibadah Kalah Tanding Melawan Iblis

Di suatu daerah terdapat seorang yang dalam waktu cukup lama dikenal sebagai ahli ibadah (‘abid). Suatu hari sekelompok orang datang kepadanya seraya memberi tahu bahwa di sekitar tempat itu ada segolongan orang yang menyembah pohon, bukannya menyembah Allah. Mendengar informasi demikian, Sang ‘abid marah. Kemudian dia mengambil kapaknya dan pergi menuju pohon dimaksud untuk menebangnya.

Tetapi Iblis yang menampakkan dirinya sebagai seorang Syekh menghadang langkah si ahli ibadah.

"Ke mana kamu akan pergi,” tanya Iblis.

"Aku akan menebang pohon yang disembah itu,” kata si ahli ibadah.

"Apa kepentinganmu dengan pohon itu? Kamu telah meninggalkan ibadah dan kesibukanmu dengan dirimu sendiri, lalu kamu meluangkan waktu untuk selain itu,” selidik Iblis.

"Ini adalah bagian dari ibadahku juga,” jawab si ‘abid.

"Kalau begitu aku tidak akan membiarkanmu untuk menebangnya."

Lalu Iblis menyerang sang ahli ibadah. Tanpa kesulitan sang ‘abid berhasil mengalahkan Iblis, membantingnya ke tanah dan akhirnya dapat menduduki dadanya.

"Lepaskanlah aku, agar aku dapat berbicara kepadamu,” pinta Iblis.


Sang ‘abid pun berdiri. Lalu Iblis berkata:

"Wahai si ‘abid, sesungguhnya Allah telah melepaskan urusan ini darimu dan tidak mewajibkannya atasmu. Kamu tidak akan menanggung dosa orang lain. Allah pun mempunyai para nabi di segala penjuru bumi. Seandainya Allah menghendaki, niscaya dia akan mengutus mereka kepada para penyembah pohon ini dan memerintahkan mereka untuk menebangnya."

"Aku tetap harus menebangnya,” tutur ahli ibadah bersikukuh.

Iblis pun kembali menyerang si ‘abid. Namun kembali dengan mudah si ‘abid dapat mengatasi perlawanan Iblis, dibantingnya ke tanah lalu diduduki dadanya. Akhirnya Iblis tidak berdaya dan berkata kepada sang ‘abid:

"Apakah kamu mau menerima penyelesaian antara aku dan kamu yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagimu.

"Apa itu?” Tanya sang ahli ibadah.

"Lepaskanlah aku suapaya aku dapat mengatakannya.”

Sang ‘abid pun melepaskannya. Lalu iblis berkata:

"Kamu adalah seorang laki-laki miskin. Kamu tidak memiliki apa-apa. Kamu hanyalah beban yang memberatkan manusia. Barangkali kamu akan berbuat baik kepada kawan-kawanmu, membantu tetangga-tetanggamu, dan tidak lagi membutuhkan orang lain.

"Benar,” si ‘abid mengiyakan.

"Pulang dan tinggalkanlah urusan ini. Setiap malam aku akan meletakkan dua dinar di bawah kepalamu. Saat pagi hari kamu bisa mengambilnya lalu membelanjakannya untuk dirimu dan keluargamu, serta menyedekahkan untuk teman-temanmu. Hal itu akan lebih bermanfaat bagimu dan bagi kaum muslimin ketimbang menebang pohon yang disembah ini. Apabila kamu menebangnya, hal itu tidak akan membahayakan mereka dan tidak pula memberi manfaat atas teman-teman muslim kamu,” ujar Iblis menjelaskan.

Sang ‘abid merenungkan apa yang diucapkan Iblis, lalu berkata, "Syekh ini benar. Aku memang bukanlah seorang nabi sehingga aku tidak wajib menebang pohon ini. Lagi pula Allah pun tidak memerintahkan aku untuk menebangnya sehingga aku tidak akan berdosa apabila membiarkannya. Dan apa yang disampaikannya memang lebih banyak manfaatnya.”

Setelah itu, Iblis bersumpah dan berjanji kepada sang ‘abid akan memenuhi komitmennya itu. Sang ‘abid pun pulang ke tempat ibadahnya. Pada pagi harinya dia melihat dua dinar di bawah kepalanya. Dia pun mengambilnya. Begitu pula pada keesokan harinya. Tetapi pada pagi hari ketiga dan pagi hari setelahnya dia tidak mendapati sesuatu apa pun. Merasa kecewa atas kejadian itu, ahli ibadah menjadi marah dan mengambil kapaknya. Iblis kembali menghadangnya dalam bentuk seorang Syekh.

"Mau ke mana kamu?”

"Aku akan menumbangkan pohon itu.”

"Demi Allah, kamu tidak akan mampu melakukannya. Dan kamu tidak akan mendapatkan jalan menuju pohon itu.”

Sang ‘abid menyergap Iblis sebagaimana ia melakukannya pada kejadian pertama.

"Tidak mungkin,” kata iblis.

Lalu Iblis membekuk sang ‘abid dan membantingnya. Dalam sekejap dia menjadi seperti burung kecil di antara dua kaki Iblis. Iblis duduk di atas dadanya dan berkata, "Berhentilah dari urusan ini. Apabila tidak, aku akan membunuhmu.”

Kini sang ‘abid tidak memiliki kekuatan untuk melawan Iblis.

"Wahai Syekh, kamu sekarang telah mengalahkanku. Lepaskanlah aku dan beritahukanlah kepadaku mengapa dulu aku bisa mengalahkanmu, tapi sekarang kamu yang mengalahkanku,” tanya ahli ibadah.

"Karena pada kali pertama kamu marah, kamu melakukan itu karena demi Allah, dan niatmu adalah akhirat sehingga Allah menundukkanku untukmu. Tetapi kali ini kamu marah demi dirimu sendiri dan demi dinar-dinar yang aku hentikan untukmu,” pungkas Iblis.

Demikian kurang lebihnya (bukan terjemahaan harfiah) salah satu cerita israiliyat yang dilansir oleh Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumid Din jilid empat ketika sang Hujjatul Islam itu memaparkan tentang "Keutamaan Ikhlas" dengan analogi cerita. Bila kini banyak orang berusaha mengambil pelajaran dan iktibar melalui jalan membaca cerita-cerita fiksi yang dikarang para sastrawan, maka dengan tujuan yang sama kisah israiliyat juga tidak dapat dianggap remeh apalagi yang disajikan oleh tokoh sekaliber Imam Al-Ghazali yang kami yakini lebih hebat daripada para sastrawan-penyair masa kini . (M. Haromain)

Saturday, January 10, 2015

Hobi Mengoleksi Amalan

Darmo paling senang kalau ia mendapatkan amalan dan ijazah wirid dari seorang Kyai. Bahkan ia benar-benar maniak “wirid”. Bukunya ada tiga jilid, semua isinya tulisan tentang wirid, doa, dzikir, macam-macam, sampai soal

pelet dan gendam pun ada di catatannya.
Buku itu ditenteng kemana-mana, layaknya tukang kredit. Suatu hari ia ingin pamer pada kawan lamanya yang sudah sekian tahun tidak bertemu, Kunto, nama kawan itu.

“Kun, bagaimana perkembanganmu, apa kamu sudah punya amalan untuk pegangan hidupmu?”
“Saya nggak punya apa-apa Mo, saya hanya punya satu saja …”
“Lah, amalan kok satu, kurang sempurna Kun. Kalau saya nih…” katanya sambil menyodorkan tiga buku catatan amalan itu.
“Kamu mestinya jadi sarjana Mo..”
“Wah saya sudah S 7. Mestinya sudah lebih professor soal amalan…”
Kunto hanya senyum-senyum saja.
“Jadi kamu sudah bisa apa
saja Mo?”
“Jangankan samurai, peluru pun sudah nggak mempan.
Orang sekampung juga sudah mulai tahu kedigdayaanku ini…”
“Sakti donk kamu?”
“Begitulah…”
“Sesakti-sakti kamu, kalau ketemu isterimu kamu juga sudah takut bukan main….”

“Kok tahu kamu?”
“Tau saja. Apa artinya kesaktianmu….kalau begitu”
“Bukan itu Kun. Wirid saya juga lengkap. Semua kalau diamalkan kita menjadi paling sempurna. Ibarat bumbu paling lengkap punyaku. Tapi kalau kamu kan Cuma satu….”
“Lha iya. Kalau kamu mau masak, semua bumbu kamu masukkan dalam masakan, jadinya rasa apa Mo…”
Darmo agak kebingungan.
“Iya..ya….Rasa apa ya? Tapi kan paling top kita…”
“Top apanya, paling –paling malah dibuang semua, karena rasanya bukan masakan lezat, malah jadi kayak jamu…mendem…siapa mau makan?”
Darmo memandangi begitu lama tiga catatan bukunya tak berkedip.
“Kalau kamu Cuma satu, itu amalan apa?”
“Akh sederhana. Satu itu kan Gusti Allah, tauhid…udah..”
Darmo memandangi wajah Kunto dalam-dalam. Ia bergegas memasukkan buku catatannya dalam tasnya. Ia tampak gelisah bukan main. Wajahnya pucat.
“Kun, kapan-kapan aku kesini lagi….”
“Pintu terbuka untukmu kawan. Syukur-syukur kamu sudah jadi dukun…”

Thursday, January 1, 2015

INGIN KAYA DENGAN JALAN HITAM, RENUNGKANLAH !

POSMO. Bosan miskin, ingin kaya mendadak? Menempuh jalan hitam bersekutu dengan makhluk halus? Sebelum menjadi korban, renungkanlah dalam-dalam!

Bagi mereka yang bersekutu dengan makhluk pesugihan, tentu mengetahui cara kerja makhluk peliharaannya. Sedangkan orang awam, mungkin hanya mendengar kabar dari mulut ke mulut. Sebenarnya, cara kerja makhluk pesugihan itu macam-macam. Bagi yang kelas tinggi, tidak mencuri harta kekayaan orang lain. Tetapi, yang jenis ‘babi ngepet’ dan tuyul, dan yang kelas rendahan, mereka menggerogoti uang orang lain.

Pesugihan kelas tinggi adalah jenis Blorong. Dalam sebuah legenda, Nyi Blorong adalah pasukan utama yang paling sakti kerajaan gaib Laut Selatan. Wujudnya berbadan ular berkepala wanita cantik. Ia memiliki pasukan sehingga apa saja yang diinginkan tercapai. Dari hasil pelacakan narasumber, cara kerja makhluk ini dalam mencari harta, tidak mencuri milik orang lain. Tetapi mengambil rezeki anak-turun orang yang melakukan perjanjian dengan mereka.

Allah Ta’ala telah menentukan rezeki dan umur seseorang, serta perjalanan hidupnya (nasibnya). Meski orang itu belum dilahirkan ke dunia, semuanya sudah ditentukan oleh Tuhan. Untuk rezekinya sudah digantungkan di langit dan disebarkan di muka bumi.

Rezeki yang digantungkan di langit dan yang tersebar itulah yang dibegal oleh iblis berserta anak buahnya seperti jin, ifrit, blorong, dan makhluk halus golongan hitam lainnya. Selain dari bangsa mereka, iblis juga berusaha mencari pengikut dari golongan manusia. Seperti halnya orang-orang penganut pesugihan hitam. Salah satu caranya, mengikat perjanjian dalam memburu pesugihan. Iblis memperdayanya, dengan mengambilkan rezeki anak-cucunya yang belum lahir, lantas diberikan kepada orang yang bersangkutan. Kelak, anak cucunya diharapkan juga tersesat.

Mengenai besarnya penghasilan, yakni jumlah uang pancingan yang ditaruh di sebuah kotak khusus misalnya Rp 10 juta. Maka, uang yang didapat oleh makhluk pesugihan hitam itu disamakan dengan jumlah simpanan tersebut. Apabila ingin bertambah, maka jumlah uang contoh yang disimpan harus ditambah.

Apabila rezeki anak turunan ke-3 yang belum lahir sudah habis, maka makhluk itu meningkat mencari rezeki keturunan ke-4, lalu ke-5, dan seterusnya. Bila orang-orang dulu, guru pesugihan hitam kebanyakan harta kekayaannya berupa sawah ladang yang luas, binatang ternak sapi dan kerbau yang banyak, rumahnya besar, maka orang sekarang mobilnya banyak dan bagus, rumahnya megah, dan hartanya banyak.

Begitu meninggal, hartanya susut dan habis. Sawah-sawahnya terjual, ada yang diperebutkan anak-anaknya. Ada pula yang terbakar tanpa sebab. Pada giliran anak cucunya pada miskin semua. Hal tersebut karena rezeki yang dijatah oleh Tuhan sudah dirampok leluhurnya.

Sunday, December 14, 2014

Kedahsyatan Ijazah Kalacakra

Alhamdulilah segala puji bagi Allah , berikut ini adalah pengalaman- pengalaman dahsyat setelah saya mendapatkan Ijazah langsung Ilmu Kalacakra

• Pengalaman pertama :Tgl 29-04-2014 Bp.Ustad Rahmad Nuryadin mengijazahkan Ilmu Kalacakra pd sy, tgl 3-05-2014 sehabis shalat magrib anak dan adik saya memanggil-manggil saya karena anak tetangga sebelah rumah saya berumur 8 bulan kena setip / kejang2 langsung aja saya keluar dzikir diberhentikan dulu ternyata didepan rumah sy sdh byk orang..dgn seketika sy baca kunci Kalacakra dan 1x kibasan tangan sy anak itu langsung nangis dan sudah tidak Kejang.  
 • Pengalaman Kedua : Esoknya mlm hari pkl 20.00 wib teman saya meminta tolong bahwa anak perempuannya sudah 4 hari pulang dari Korea marah-marah terus pada orang tuanya dan tidak mau menemuinya, kemudiannya pukul 02.00 wib malam dengan memakai Ilmu Kalacakra atas ijin Allah dengan niat utk meluluhkan hatinya agar nurut dan lulut pada orang tuanya saya kibaskan tangan saya 3x,pada pagi harinya jam 8 saya di telpon bahwa anaknya tadi  jam 6 pagi langsung meminta maaf sambil sungkem pada orang tuanya. 
 Pengalaman Ketiga : Saya menagih berturut-turut  pada orang yg rental mobil saya selama 1 bln belum dibayar.Di telpon tidak diangkat,Sms tidak dijawab,selalu menghindar.Malam hari jam 02.00 saya baca Kalacakra 1000x Alhamdullilah besok siang jam 11 orang tsb yg rental mobil sy datang sambil membayar rental mobil.Alhamdullilah Ya Allah kedahsyatan Ilmu Kalacakra.     
 • Pengalaman keempat : Tgl 9  jam 20.00 wib saya dan seorang teman melakukan terapi orang gila,kata saya dlm tbh orang ini ada bayi ambar" kemudian sy baca kunci  Ilmu Kalacakra 1000x anak jin tersebut tidak mau pergi dgn konsentrasi Full sy baca 2000x dan dia lari terbirit-birit kemudian orang tua jin tersebut datang ,saya dan teman berusaha untuk mengusir dedengkot jin tersebut. Lewat pertarungan doa dan terus saya gempur dengan Kalacakra ..alhamdullilah Ya Allah.. orang gila tsb sembuh total.benar-benar luar biasa. 
      Terima kasih banyak yg tak terhingga pada Allah Subhanahu Wa Taala yang dengan wasilah guru besarku Bp.Ustad Rahmad Nuryadin yg telah mingijazahkan Ilmu Kalacakra pd sy hingga sy mampu utk mengobati pasien .ini adalah kesaksian tulus dari saya setelah mendapatkan ijazah ilmu Kalacakra

Theo Satria
Jl Belimbing no 10 Belakang MAsjid Kebarepan
Plumbon Cirebon
45155
Hp.082128872871

Saturday, May 24, 2014

"Subhanallah..ini adalah ilmu meraga sukma tercepat yang pernah saya rasakan "


Assalamu alaikum wr wb..

saya ucapkan terimakasih sedalam dalamnya kepada Guru besar Daya Laduni yang telah membimbing saya  ,ini adalah kesaksian pengalaman saya ketika mengambil program Mustoko Rogo Sukmo:

"Program Mustoko Rogo Sokmo bereaksi sangat cepat,beberapa saat setelah pengisian sekitar 15 menit saya langsung memasuki alam astral disana saya bertemu dengan seorang wanita yang berusaha mengganggu perjalanan astral saya  namun tidak saya hiraukan kemudian saya lanjutkan dan bertemu dengan seorang tua yang berpapasan namun saat itu belum terjadi kontak ...kemudian setelah itu pada malam berikutnya saya bertemu dengan seorang tua berpakaian putih yang berambut sangat panjang kemudian saya mendekatinya dan terjadi percakapan tentang nama dan saya diberi beberapa amalan untuk meningkatkan keilmuan saya,kemudian saya lanjutkan perjalanan meraga sukma saya dan bertemu dengan seekor naga ,kemudian saya menaiki punggungnya kemudian diajak berjalan jalan menuju dunia batin yang sangat  luar biasa.pagi hari saya terbangun dan saya ucapkan alhamdulilah atas pencapaian ini
Kemudian saya lanjutkan latihan pada malam berikutnya saat meraga sukma menuju alam material manusia,kemudian saya dibawa berkeliling jakarta kota kemudian tiba tiba saya berada dikota solo tempat saya kemarin siang makan siang bersama teman teman.saya berkeliling dan suasananya sangat berbeda dari alam yang kemarin saya lihat.dirumah makan itu saya bertemu dengan laki laki berjubah putih dan seorang laki laki tinggi besar dan kepalanya agak botak.kemudian terjadi beberapa percakapan dan setelah selesai bercakap cakap saya tiba tiba sudah berada di ruang wirid saya dijakarta..subhanallah..bertahun tahun saya melatih ilmu meraga sukma,baru kali ini saya merasakan ilmu yang sangat cepat untuk menguasainya..

 
Mr Fachry Amrullah
Jl.Hidup Baru Gang :L Rt.002 Rw.003 No :58.Kelurahan Pademangan Barat Kecamatan Pademangan ,Jakarta Utara Kode Pos 14420

Wednesday, May 14, 2014

KESAKSIAN PROGRAM GURU



 "Saya melihat Cahaya Tanpa Batas"
segala puji hanya milik Allah semata.serta salam semoga tercurah untuk baginda Nabi Muhammad SAW.saya haturkan beribu ribu terimakasih pada pembimbing saya Ustadz H Rachmad Nuryadin yang telah menurunkan ilmunya kepada saya .
Selama mengikuti program guru banyak kejadian kejadian yang luar biasa yang saya rasakan
seperti waktu khalwat di kamar gelap gulita melihat cahaya terang benderang tanpa batas memenuhi ruangan
saya juga pernah diminta untuk membersihkan gangguan rumah seseorang dari hantu......... alhamdulilah...... setelah pendeteksian dan pentranferan doa,tempat tersebut menjadi aman.saya juga memilki kemampuan untuk mengobati orang dengan mengalirkan energi prana dan getaran ilahiyah,
batu ginjal,sakit persendian,maag,paru paru basah.. alhamdulilah sembuh.dan masih banyak lagi pengalaman yang belum saya certakan.sekali lagi selamat buat para santri santri yang berguru di Daya laduni ,belajarlah agar anda dapat memperoleh banyak manfaat.tak lupa semua tersebut merupakan karunia Allah SWT yang telah memberikan saya kemampuan ini



Tabib Yusuf Mursidi
Ngemul RT 01/RW02 kel.siderojo kec.bendo sari-sukoharjo

Saturday, May 10, 2014

SELAMAT DATANG

   Yayasan Metafisika Daya Laduni (YMDL) adalah perguruan keilmuan hikmah yang berpusat di kota Surakarta atau Solo. Salah satu tempat untuk menimba ilmu hikmah yang dahulu selalu dirahasiakan dan terbukti keasliannya.
      

    PUSAT DAYA LADUNI SOLO
Jl Senapan no 8 Kadipiro Solo
 Jawa Tengah
Rute : Depan Kampus UNISRI Solo Jawa Tengah